Postingan

Narasi

  Awan yang Menunda Hujan      Aku bukan awan biasa. Sejak lama aku menggantung di langit wilayah yang nyaris tak pernah hujan. Dari atas sini, aku melihat bumi perlahan kehilangan harapannya. Sungai menyempit, tanah merekah seperti luka yang dibiarkan terbuka, dan angin membawa debu ke mana-mana.      Aku menyimpan air banyak sekali. Setiap butirnya lahir dari penguapan laut dan danau, dikumpulkan dengan susah payah. Tugasku jelas, menurunkan hujan. Namun langit tak selalu adil pada tugas-tugas sederhana itu. “Belum waktunya,” kata langit.      Aku protes dalam diam. Aku melihat petani yang duduk lama di tepi sawahnya, menatap kosong tanah yang seharusnya hijau. Aku melihat hewan yang mencari-cari genangan air. Aku tahu, jika aku menunggu terlalu lama, air yang kusimpan bisa hilang terbawa angin.      Aku mulai berat. Bukan karena air, melainkan karena pilihan. Jika aku memaksa menurunkan hujan sekarang, bencana bisa ...

Syair perahu

Gambar
Syair Perahu   Karya: Hamzah Fashuri   Jikalau engkau ingati sungguh, angin yang keras menjadi teduh tambahan selalu tetap yang cabuh selamat engkau ke pulau itu berlabuh Tongkatnya lekat tiada terhisab, badanmu remuk siksa dan azab, akalmu itu hilang dan lenyap, tanpa ada tujuan yg tetap, Makna   Jika seseorang benar-benar mengikuti nasihat dengan sungguh-sungguh. Masalah besar dalam hidup akan terasa lebih ringan. Dengan sikap tekun dan kuat, seseorang tidak mudah menyerah. Ia akan berhasil mencapai tujuan hidupnya dengan selamat. Semua peristiwa terjadi sesuai dengan waktunya. Masalah hidup datang tanpa bisa dihindari. Manusia harus belajar dari orang-orang bijaksana. Hidup harus dijalani dengan persiapan yang matang. Pada bait di atas, tentang balasan kepada orang-orang yang berakhlaq baik kepada Allah swt sehingga Hamzah Fansuri dalam syairnya menjelaskan kepada pembaca (umat Islam), agar selalu mengingat pedoman yang sudah ditetapkan oleh Allah swt, sehingga ma...

Membuat Pantun

  Pantun Pergi ke pasar berjumpa Salma Belok ke kanan bertemu Salsa Kerjasama dengan sesama Agar hidup damai sentosa Jalan - jalan ke kota Baru Begitu tiba mendamba sepatu Jika kamu cari yang baru Maka aku cari penggantimu Buah mangga buah semangka Bila dibelah ada bijinya Belajarlah sepenuh jiwa Ilmu berguna sepanjang masa Ayam berkokok di pagi hari Menyapa langit indah berseri Niat hati berpenampilan rapi Sayang celana terbalik lagi Pergi ke kedai membeli gula Gulanya habis dimakan semut Mengingat wajahmu hati mendamba Tapi sayang aku pengecut

Teks LHO

  LAPORAN HASIL OBSERVASI KEBERSIHAN DAN PENGELOLAAN SAMPAH DI SEKOLAH Sampah adalah segala sesuatu yang sudah tidak berguna, baik dari segi manfaat dan nilai guna. Sampah terdiri dari 3 jenis, mulai dari sampah organik (basah), sampah anorganik (kering) dan sampah B3. Sampah organik ialah sampah yang mudah diuraikan oleh makhluk hidup baik jamur atau pengurai lainnya, sampah anorganik ialah sampah yang sulit terurai. sampah B3 ialah sampah yang zat-zat yang beracun. Sampah di lingkungan sekolah jika dibiarkan berserakan begitu saja memiliki dampak kurang baik apalagi tidak dikelola dengan tepat. Pentingnya kesadaran seluruh warga sekolah agar lingkungan tetap bersih, nyaman untuk mendukung proses belajar mengajar. Berdasarkan pengamatan yang dilakukan secara langsung, banyak sampah di temukan di setiap titik sekolah. Mulai dari sampah organik maupun anorganik. Sampah organik diantaranya ada daun-daunan kering yang terkadang berserakan di lapangan ataupun di depan kelas. Sampah ano...

Naskah drama dari cerpen "Belis Si Mas Kawin"

Cerpen : Belis Si Mas Kawin  karya Fanny J. Poyk Antara adat dan cinta Tokoh :  Jublina: Perempuan muda, PNS, keturunan bangsawan Rote. Ben: Pacar Jublina, PNS, berasal dari Pulau Rote. Ayah Jublina: Ayah Jublina, menjunjung tinggi adat dan tradisi belis. Ibu Jublina: Ibu Jublina, lebih moderat. Babtua: Sepupu ayah Ben, tokoh adat di Rote. Adegan 1 ( Rumah Jubliana)  Ayah       :" Jubliana kemarilah! Ada yang ingin Ayah sampaikan." Jubliana :" Ada apa ayah? " Ayah       :" Sudah terlalu lama. Apa saja  yang kalian lakukan selama 5 tahun itu? " Jubliana :" Ayah, kami masih perlu waktu banyak yang harus hal dipertimbangkan."(dengan nada serius)  Ayah       :" Ingat nak, kau ini perempuan, jangan sampai kau teralienasi  dari tubuhmu, tercerabut dari kerangka kewanitaanmu. Jika kau telah menyerahkan harga dirimu, maka kau akan terasing dari tubuhmu Kau Hanya dianggap sebagai komoditi saja, komoditi unt...

Tugas puisi wajib

  Tokyo Sky Tower Sentuhan musim semi mengusap rambutku Secarik kertas kehormatan Membawaku ke tempat asing Membisikkan bahasa yang membuat pening Seorang seniman kampung Tetiba menjadi duta seni Yang melambung Bagitu banyak yang menyalip langkahku Bergegas hingga semua tak jelas Keluar masuk gerbang Bagai kerumun hatarakibatchi di mulut chikatetsu